Motivasiku Menjadi Seorang Pengajar dan Penulis Konten Islami

Saya memiliki banyak impian yang ingin dicapai dalam hidup ini. Salah satunya adalah dengan berkarya di lingkungan yang dinamis, pecinta tantangan, selalu haus akan ilmu terutama ilmu agama, serta menyimpan banyak kesempatan baru untuk dijelajahi dan pastinya dapat mendekatkan dan mengingatkan diri dengan yang Maha Kuasa. Menurut saya, hal tersebut bisa saya dapatkan melalui dunia pendidikan dan kepenulisan konten Islami.

Di dalam dunia pendidikan, saya dapat membagikan ilmu yang dimiliki guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan generasi penerus masa depan. Sedangkan dengan menulis, saya dapat menuangkan segala isi hati, pengalaman diri maupun orang lain dalam suatu karya yang nantinya dapat dibagikan ke orang lain.

Definisi dan Tuntutan Menjadi Seorang Pengajar dan Penulis

Pendidikan adalah kegiatan untuk mentransfer ilmu kepada masyarakat luas guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ilmu sendiri adalah salah satu senjata manusia untuk menjalani kehidupannya. Sedangkan, kepenulisan adalah sebuah kegiatan menuangkan pikiran, gagasan, dan perasaan seseorang yang diungkapkan dalam bahasa tulis yang diharapkan dapat dipahami oleh pembaca.

Konten Islami sendiri adalah salah satu media yang dapat digunakan sebagai sarana dakwah. Menulis konten Islami dapat diartikan sebagai kegiatan menuangkan pikiran, gagasan, dan perasaan seputar Islam. Tidak hanya itu, kita juga dapat menorehkan segala hal mengenai hubungan manusia dengan Sang Maha Pencipta, hubungan manusia dengan manusia, dan lain sebagainya yang telah terdapat dalam Alquran dan Sunnah-Nya.

Tidak hanya mengenai berhasil atau tidaknya suatu usaha pengajaran, indah atau tidaknya suatu karya tulis tetapi juga kebermanfaatan bagi orang lain. Menjadi pengajar dituntut untuk dapat menyebarkan ilmunya dengan baik, penuh dedikasi tinggi, keikhlasan, dan keinginan diri akan mepelajari ilmu yang tak ada henti-hentinya untuk selalu diperbarui.

Begitu pula menjadi seorang penulis yang dituntut untuk selalu menghasilkan karya-karya yang tidak hanya indah namun juga bermanfaat bagi sang pembaca, selalu berpikiran terbuka, dan penuh dengan gagasan-gagasan baru yang menjual dan sesuai perkembangan zaman. Oleh karena itu, dibutuhkan usaha yang besar serta kesabaran dalam setiap langkahnya.

Manfaat dan Keistimewaan Konten Islami

Menyebarkan ilmu terutama ilmu agama tidak hanya melalui mengajar, namun juga dapat dengan menggunakan berbagai media seperti konten di mana kita dapat menyebarkan, mengingatkan dan mengajarkan ilmu kepada orang-orang yang telah melihatnya.

Sebagai orang yang beragama, iman adalah kunci penting untuk meraih ketenangan jiwa. Orang yang berilmu tetapi jiwanya tidak tenang, dia tidak bisa menggunakan ilmunya untuk menciptakan maslahat bagi orang banyak. Sementara orang yang berilmu dan berjiwa tenang, maka dia akan bisa menebarkan banyak manfaat bagi masyarakat.

Sebagai seorang pengajar dan penulis, saya memiliki kesempatan untuk terus mengambil tantangan baru di bidang pendidikan dan kepenulisan. Selain belajar dan mengajar teori, saya bisa mengaplikasikan ilmu pengetahuan dalam kehidupan untuk kesejahteraan masyarakat luas dan generasi penerus masa depan. Serta sebagai pendidik inilah saya bisa berkontribusi untuk negara ini dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlaqul karimah.

Dengan konten, saya dapat menjadikan media ini sebagai penunjang untuk menyebarluaskan ilmu yang telah saya dapat ke masyarakat luas. Dengan sisi kelebihan konten yang lebih dikenali para pemuda saat ini, menjadikan lebih mudah untuk berdakwah ditengahtengah kaum muda, para generasi penerus.

Motivasi-motivasi tersebutlah yang membuat saya untuk lebih percaya menjadi seorang pengajar sekaligus penulis konten Islami. Diharapkan dengan impian saya ini dapat berdampak baik bagi agama, bangsa, dan negara. Menjadi sosok tersebut memanglah tidak mudah, namun dengan usaha, kesabaran, dan keistiqomahan saya percaya akan dapat membawa diri saya kepada sosok tersebut.

Editor: Abdurrahman Salim

Avatar

Retno Wulandari

Pengajar sekolah dasar, mahasiswa S1 - 'Long life moslem learner'

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *