Menikah Sebagai Resolusi 2021, Apa Boleh?

Awal tahun biasanya identik dengan resolusi. Meski pandemi, sebagian besar dari kita tetap memiliki resolusi tahun baru 2021. Ada yang menuliskannya di buku, jurnal tahunan, bahkan ada yang mengunggahnya ke media sosial. Kata kunci resolusi 2021 sempat masuk jajaran trending topic di twitterLalu, fitur “Ask Me Question” di Instagram diwarnai dengan aneka resolusi 2021. Tak jarang juga orang menjadikan menikah sebagai salah satu resolusi 2021.

Pada awal tahun 2021, saya sempat melihat instastory salah satu orang yang saya ikuti di Instagram yang berisi bahwa hukum menikah hanya sunah. Jadi untuk apa dimasukkan dalam daftar resolusi? Refleks saya kaget dan teringat pelajaran saat di pondok dahulu yang menyatakan bahwa hukum menikah ada bermacam-macam, tak hanya satu.

Bisa jadi, yang dimaksud sunah di sini terilhami oleh hadis Rasulullah saw. yang berbunyi:

“Dari Aisyah r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Menikah itu termasuk dari sunahku, siapa yang tidak mengamalkan sunnahku, maka ia tidak mengikuti jalanku. Menikahlah, karena sungguh aku membanggakan kalian atas umat-umat yang lainnya, siapa yang mempunyai kekayaan, maka menikahlah, dan siapa yang tidak mampu maka hendaklah ia berpuasa, karena sungguh puasa itu tameng baginya.” – HR. Ibnu Majah

Benarkah Hukum Menikah Hanya Sunah?

Pernyataan si mbak yang mana instastorynya sempat saya lihat mengenai perihal hukum menikah itu sunah sejatinya tidak salah, akan tetapi kurang tepat saja. Sebagai makhluk sosial, kehidupan manusia tentunya memiliki kompleksitas masing-masing dan ini yang menjadikan kondisi tiap individu berbeda-beda.

Oleh sebab itu, dinukil dari kitab Qurrotul Uyun, bahwasanya hukum-hukum menikah itu ada lima. Hal ini tergantung pada situasi masing-masing pribadinya.

  1. Wajib: bagi orang yang mengharapkan keturunan dan khawatir akan terjerumus dalam perbuatan zina jika tidak segera menikah.
  2. Sunah: bagi orang yang ingin punya keturunan dan ia tidak dikhawatirkan terjerumus dalam berbuat zina jika tidak nikah, baik dia ingin atau tidak, meskipun pernikahannya akan memutuskan ibadah yang tidakwajib.
  3. Makruh: bagi orang yang tidak memiliki keinginan menikah, tidak mengharapkan keturunan, dan pernikahan tersebut dapat memutuskan ibadah yang tidak wajib.
  4. Mubah: bagi orang yang tidak dikhawatirkan akan zina, tidak berharap keturunan, dan tidak memutuskan ibadah yang tidak wajib.
  5. Haram: bagi orang yang membahayakan wanita, karena tidak ada kemampuan melakukan senggama, tidak mampu memberi nafkah atau memiliki pekerjaan haram, meskipun ia ingin menikah dan tidak khawatir dalam berbuat zina.

Dengan mengetahui hukum-hukum menikah, kita harus mengenali diri sendiri dan tidak boleh mengabaikannya. Bisa jadi seseorang yang seharusnya masuk pada golongan wajib menikah, tetapi ia tak kunjung menikah sebab menganggap ringan hukumnya dan mengira bahwa menikah adalah perkara sunah saja.

Relasi antara Resolusi, Menikah dan Bahagia

Dilansir dari merdeka.com, resolusi adalah sebuah pernyataan tertulis yang berisikan suatu tujuan seseorang dalam menjalani kehidupannya. Bisa dikatakan bahwa resolusi merupakan bagian dari target-target yang diharapkan dapat terwujud di tahun yang diinginkan. Resolusi berkaitan dengan bahagia. Tentunya, kebahagiaan itu hanyalah mampu diwujudkan oleh diri sendiri.

Kekeliruan yang sering terjadi pada seseorang ketika mengatakan bahwa ia ingin menikah adalah dia terlalu menggantungkan kebahagiaannya pada calon pasangannya. Hal ini kurang tepat karena sesungguhnya bahagia itu kita yang menentukan dan kita yang menciptakan.

***

Lalu apakah boleh menambahkan menikah pada daftar resolusi tahun 2021? Tentu boleh saja. Namun perlu digarisbawahi bahwa kita harus benar-benar memahami tujuan menikah, esensi dan dasar dari pernikahan itu sendiri. Jangan sampai resolusi yang harusnya dimaknai dengan pencapaian dan kebahagiaan, justru menjadi ajang penuntutan kebahagiaan pada orang lain.

Editor: Musfirah

Alfiyah Rizzy Afdiquni

Alfiyah Rizzy Afdiquni

sedang menapaki jalan perjuangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *